EFEK QUENCHING DENGAN MEDIA PENDINGIN YANG BERBEDA TERHADAP NILAI KEKERASAN PISAU BERBAHAN SUP 9

Main Article Content

Meiriza 'Asyara
Syahrul Syahrul

Abstract

Proses hardening adalah proses yang memberikan perlakuan panas terhadap suatu benda dengan temperature austenisasi untuk menghasilkan suatu benda yang keras yang kemudian di quenching. Proses quenching adalah proses pendinginan secara cepat dengan pencelupan pada baja yang telah dilakukan heat treatment dengan media pendingin oli, air es dan air laut. Tujuan heat treatment denga n memperoleh  logam  yang ulet, keras serta meningkatkan mampu mesin dan menghilangkan tegangan sisa. Prosesaperlakuan panas yang dilakukan pada Pandai Besi Purus masih sederhana dengan menggunakan pendinginanaairabiasa. Hal ini mengakibatkan pisau mudaharetakadanagetas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efek quenching dengan media pendingin yang berbeda terhadap kekerasan pisau berbahan JIS SUP 9 hasil PandaiaBesiaPurus. Penelitian ini merupakan penelitianaeksperimen. Pisau yang digunakan berbahan Baja Per Daun atau  JIS SUP 9 yang diberikan heattreatment dengan temperatur 800˚Cadan holding time 30amenit. Kemudian dilakukan quenching dengan media pendingin air es, air laut dan oli. Sebelum tahap uji kekerasan microvickers, dilakukan proses pembersihan dengan amplas. Pengujian kekerasan dengan menggunakan mesin uji kekerasan Microvickers. Dari hasil analisa data bahwa pisau yang di quenching dengan air es memiliki rata-rata kekerasan 698,9 VHN, sedangkan air laut memiliki kekerasan 831,0 VHN dan Oli memiliki rata-rata kekerasan 459,8 VHN serta specimen control dengan kekerasana377,7 VHN. Jadi quenching memiliki viskositas yang tinggi dan densitas yang rendah dari pendingin air es dan air laut mengakibatkan proses laju pendinginannya lambat sehingga oli pendinginan yang baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
’Asyara, M. and Syahrul, S. (2019) “EFEK QUENCHING DENGAN MEDIA PENDINGIN YANG BERBEDA TERHADAP NILAI KEKERASAN PISAU BERBAHAN SUP 9”, Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 1(4), pp. 887-896. doi: 10.34004/rrj.v1i4.146.
Section
Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM)