PERENCANAAN ALAT UJI KONDUKTIVITAS TERMAL BAHAN

Main Article Content

Rahmat Syukri
Arwizet K

Abstract

Saat ini penelitian tentang nilai konduktivitas termal bahan tekendala karena tidak tersedianya alat uji konduktivitas termal bahan tersebut. Hal ini menjadi faktor penghambat lambatnya perkembangan penelitian dibidang konduktivitas termal bahan untuk mencari bahan alternatif yang memanfaatkan kemampuan konduktivitas termal suatu bahan. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah merencanakan suatu rekayasa alat konduktivitas termal bahan dan mengetahui beberapa nilai konduktivitas termal bahan teknik yang belum diketahui nilainya, agar menjadi salah satu bahan alternatif.Penelitian tentang alat uji konduktivitas termal bahan menggunakan metode eksperimen untuk merancang alat uji yang bekerja berdasarkan persamaan konduktivitas termal. Pada alat uji ini nilai konduktivitas termal bahan uji didapatkan dari analisis selisih antara suhu masuk dan suhu keluar yang diterima suatu benda uji (dT) dengan nilai ketebalan bahan uji (dT), kalor (Watt), dan luas permukaan bahan uji (m2). Sumber kalor alat uji berasal dari daya listrik PLN untuk menghidupkan elemen pemanasnya. Nilai suhu masuk dan keluar pada alat didapatkan dari indikator yang ditunjukkan termometer digital. Prinsip kerja alat ini untuk mendapatkan selisih suhu masuk dan suhu keluar  pada bahan uji.Hasil dari pengujian alat uji konduktivitas termal bahan yang sudah dibuat terhadap beberapa bahan teknik yaitu kayu sebesar 4,14 W/m. 0C, Komposit Serat Ijuk 3,74 W/m.0C, Komposit Serat Sabut kelapa  3,75 W/m.0C, Komposit Serat Ijuk dan Sabut kelapa 3,77 W/m.0C, dan batu bata 3,91 W/m.0C. Hasil yang didapatkan sudah sesuai dengan nilai konduktivitas termal yang telah diketahui nilainya dengan komposisi pembentuk bahan serupa dengan bahan uji diatas dengan kisaran nilai antara 0,038 W/m.0C sampai dengan 4,15 W/m.0C.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Syukri, R. and K, A. (2019) “PERENCANAAN ALAT UJI KONDUKTIVITAS TERMAL BAHAN”, Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 1(4), pp. 921-927. doi: 10.34004/rrj.v1i4.149.
Section
Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM)

Most read articles by the same author(s)