HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATA DIKLAT TEKNIK PEMESINAN BUBUT DI WORKSHOP SMK NEGERI 2 KOTA SOLOK

Main Article Content

Aditia Olanta Putra
Jasman

Abstract

Dalam proses belajar mengajar motivasi sangat besar perannya terhadap prestasi belajar. Karena dengan adanya motivasi dapat menimbulkan atau menumbuhkan minat belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan saat Praktek Lapangan Kependidikan di SMK Negeri 2 Kota Solok penulis menemukan kurangnya motivasi belajar siswa. Semua itu terlihat dengan adanya beberapa sikap siswa yang kurang antusias dalam mengerjakan soal teori dan praktek pada mata diklat teknik permesinan bubut. Tergambar pada suasana kelas yang kurang hidup karena siswa menjadi pasif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar yang diberikan guru. Hal ini menyebabkan siswa bosan dan malas belajar. Kurangnya motivasi siswa terhadap pelajaran ini terlihat kurangnya semangat dan keseriusan waktu bekerja atau praktek. Serta kirang disiplin dan tidak bertanggung jawab saat melakukan praktek, banyak di antara siswa yang hanya duduk dan bermain-main. Untuk mengetahui seberapa besar Hubungan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI pada Mata Diklat Teknik Permesinan Bubut di Workshop SMK Negeri 2 Kota Solok. Populasi 25 siswa di kelas XI TPM1 sebagai uji coba angket, dan 22 siswa di kelas XI TPM2 sebagai sampel. Penelitian data dilakukan melalui angket, analisis data uji normalitas, uji linieritas, uji regresi, analisis korelasi sederhana, uji signifikansi dan uji t. Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata diklat teknik pemesinan bubut di workshop SMK Negeri 2 Kota Solok.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Putra, A. O. and Jasman (2019) “HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATA DIKLAT TEKNIK PEMESINAN BUBUT DI WORKSHOP SMK NEGERI 2 KOTA SOLOK”, Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 2(1), pp. 86-95. doi: 10.34004/rrj.v2i1.196.
Section
Education