Meningkatkan Motorik Halus Melalui Lego Dasar bagi Anak Tunagrahita

Main Article Content

Mutia Mutia
Mega Iswari

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi tentang seorang anak tuangrahita ringan yang mengalami kesulitan pada motorik halus seperti meremas kertas, menempel, menggunting, menggambar. Ketika peneliti melakukan pengamatan pada saat pembelajaran keterampilan dimana anak mewarnai gambar hingga keluar garis dan tidak rapi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa lego dapat meningkatkan motorik halus anak tunagrahita ringan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  menggunakan penelitian subjek tunggal/Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Mengukur dan mengumpulkan data pada kondisi baseline (A1), memberikan intervensi (B) dengan menggunakan lego, dan kondisi baseline (A2). Teknik analisis data menggunakan analisis visual grafik. Pengukuran variabel dengan menggunakan persentase dari jumlah item instrumen. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan motorik halus secara positif, dimana pada kondisi baseline (A1) dan intervensi (B) Overlap adalah 0 % dan pada kondisi baseline (A2) dan intervensi (B) Overlap adalah 50 %. Semakin kecil persentase Overlap, maka semakin baik pengaruh intervensi yang dilakukan terhadap perubahan tingkah laku. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa lego dapat meningkatkan motorik halus anak tunagrahita ringan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mutia, M. and Iswari, M. (2020) “Meningkatkan Motorik Halus Melalui Lego Dasar bagi Anak Tunagrahita ”, Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 2(2), pp. 73-80. Available at: https://ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/237 (Accessed: 7April2020).
Section
Sosial Sciences

References

Iswari, M. (2008). Kecakapan Hidup bagi Anak Berkebutuhan Kusus. padang: UNP Press.
Julianti, E., & Fatmawati. (2018). keterampilan shibori untuk meningkatkan kemampuan motorik halus bagi anak autisme. Jurnal Pendidikan Khusus.
Kartini, & Susilawati, I. (2018). Pengaruh media pembelajaran lego untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(November). https://doi.org/10.31932/jpaud.v1i2.386
Setyani, M. R. (2017). Penerapan lego bricks dalam pembelajaran sebagai strategi untuk meningkatkan kecerdasan matematis siswa dalam menghitung bilangan berpangkat. Jurnal Fibonacci, 3. https://doi.org/https://doi.org/10.24853/fbc.3.1.53-64
Setyantara, rudy putra, Indriani, H. C., & Mulyono, H. (2018). Perancangan Interior House of Lego di Surabaya. Jurnal Intra, 6(2).
Soebachman, A. (2012). Permainan asyik bikin anak pintar. Yogyakarta: In Azna Books.
Sunanto, J. (2005). pengantar penelitian dengan subyek tunggal. Otsuka: Universitas of Tsukuba.
Sunanto, J., Takeuchi, K., & Nakata, H. (2006). Penelitian dengan Subyek Tunggal. Bandung: UPI Press.
Susanti, M. Y., & Iswari, M. (2013). EFEKTIVITAS MEDIA PITA GARISBILANGAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS DIV/C di SLB LIMAS PADANG. Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 2(3).