Ranah Research : Journal of multidicsiplinary research and development

Terbitkan hasil penelitian kamu bersama kami, jurnal ranah research sudah terindeks dan konsisten dalam mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa, guru, serta dosen-dosen se Indonesia. Dengan sistem Fast Review, artikel yang kamu kirimkan akan segera diterbitkan. Tunggu apalagi Submit Sekarang !!!

Submit Sekarang

Pengertian Artikel Ilmiah: Ciri, Struktur, dan 6 Manfaatnya Untuk Studi

0

Pengertian Artikel Ilmiah– Menyiapkan tulisan, baik yang ilmiah maupun non ilmiah bertolak dari proses kreatif penulisanya melalui empat tahapan yaitu preparasi persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi. Selain itu, penulis juga memiliki strategi tertentu dalam menyosialisasikan karya tulisannya melalui media pilihannya seperti jurnal, majalah, dan koran serta penguasan retorika ragam tulisan, gaya selingkung media pilihan, dan tidak kalah pentingnya adalah etika penulisan (Suroso, 2018).

Pengertian Artikel Penelitian Menurut Ahli

Menurut Suyitno (2011) Pengertian Artikel ilmiah adalah karya tulis yang dirancang untuk dimuat di jurnal atau buku kumpulan artikel, ditulis dengan tata cara ilmiah disesuaikan dengan konvensi ilmiah yang berlaku.

Sedangkan menurut Brotowidjoyo (2002), Pengertian Artikel ilmiah sebagai bagian dari karya ilmiah adalah karya ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar.

Artikel ilmiah bisa berupa artikel asli, mini review, review, dan shortcommunication /notes/ comments. Struktur di dalam artikel ilmiah secara umum terdiri dari judul, nama dan alamat penulis, abstrak, pendahuluan, bahan, metode, hasil,diskusi, kesimpulan, ucapan terima kasih dan pustaka.

Ciri-Ciri Artikel Ilmiah

Adapun ciri-ciri Artikel Ilmiah adalah sebagai berikut:

  • Objektif, artinya isi artikel ilmiah hanya dapat dikembangkan dari keadaan yang secara aktual memang exist, walaupun eksistensi fenomena yang menjadi fokus bahasannya berbeda antar bidang ilmu yang satu dengan yang lain.
  • Rasional.
  • Kritis karena berfunsi sebagai wahana menyampaikan kritik timbal balik terhadap sesuatu yang dipersoalkan.
  • Reserved (menahan diri, hati-hati dan tidak overclaiming), jujur, lugas dan tidak menyertakan motif-motif pribadi dan kepentingan tertentu.
  • Artikel ilmiah memiliki gaya bahasa yang formal sehingga hanya fokus ke dalam ilmu saja dan tidak ada gaya bahasa yang santai.
  • Pengutipan sumber disertai dengan identits sumber yang jelas.

Struktur Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal dapat bersumber dai hasil penelitian atau kajian sebuah permasalahan yang didasarkan pada hasil pemikiran dan kepustakaan yang relevan. Artikel ilmiah yang didasarkan hasil penelitian secara umum terdiri atas tujuh hal yaitu judul, abstrak pendahuluan, cara penelitian, hasil penelitian dan pembahasan, kesimpulan dan daftar pustaka. Sedangkan, artikel yang bersumber dari kajian suatu permasalahan yang didasarkan pada hasil pemikiran dan kepustakaan yang relevan maka struktur naskahnya terdiri dari enam hal yaitu judul, abstrak, pendahuluan, pembahasan, simpulan, dan daftar pustaka.

Struktur Penulisan Artikel ilmiah:

  • Judul artikel tidak harus sama dengan judul laporan penelitian. Di bawah judul dicantumkan nama penulis tanpa gelar dan lembaga tempat bertugas.
  • Abstrak memuat inti permasalahan/tujuan, cara penelitian, hasil dan kesimpulan. Berbahasa Inggris atau Indonesia. Di akhir abstrak ditulis kata-kata kunci (keywords).
  • Pendahuluan berisi latar belakang masalah (mengapa masalah itu diteliti, perumusan masalah, tinjauan pustaka dan keterangan terkait dengan tulisan. Rujukan ditunjukkan dengan menulis nama penulis dan tahun penerbitan buku. Landasan teori bisa dimasukkan dalam bagian ini.
  • Metode penelitian menguraikan cara-cara pelaksanan penelitian mencakup subjek penelitian, populasi dan sampel, pengumpulan data, dan teknik analisis data.
  • Hasil penelitian pembahasan berisi uraian hasil yang diperoleh kemudian diberi pembahasan (penjelasan) ilmiah berdasarkan rujukan tertentu sehingga masalah yang dikemukakan dapat dipecahkan. Hasil penelitian juga dibandingkan dengan hsil-hasil penelitian yang relevan.
  • Kesimpulan memuat pernyataan singkat tentang hasil penelitian yang diperoleh sesuai dengan rumusan permasalahan.
  • Daftar pustaka hanya memuat pustaka yang dipakai dalam penyusunan artikel ilmiah saja. Tidak perlu sama dengan daftar pustaka yang terdapat dalam laporan penelitian.

Catatan:
“Lebih lanjut format penulisan artikel dapat menyesuaikan dengan template jurnal ilmiah yang dituju. Sebelum submit artikel pastikan fokus dan gaya penulisan artikel sesuai dengan jurnal ilmiah yang dituju.

Manfaat Publikasi Ilmiah

setelah selesai menulis sebuah artikel ilmiah, selanjutnya adalah mempublikasikan artikel tersebut. Menurut Fajri Matahati Muhammadin (2018), ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari publikasi ilmiah, diantarnya:

  • Berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan
  • Bagi yang Muslim, inshaaAllah bisa jadi amal jariyah yang pahalanya tidak putus setelah kematian.
  • Kolom “Daftar Publikasi Ilmiah” di Curriculum Vitae sangat membantu dalam pendaftaran studi lanjut, beasiswa, dan kalau mau menjadi akademisi.
  • Publikasi ilmiah, terutama yang melalui Conference, bisa membantu menambah jaringan keilmuan.
  • Bisa jadi alat modus untuk mendekati dosen, dan ini manfaatnya banyak inshaaAllah.
  • Di beberapa universitas, tanpa publikasi ilmiah tidak bisa lulus.

Sekian artikel mengenai pengertian artikel ilmiah, ciri, struktur dan manfaat artikel ilmiah. Semoga Bermanfaat!

Sumber:

Suroso. 2018. Menulis Artikel Untuk Jurnal Ilmiah Terakreditasi. Disampaikan pada Diskusi Ilmiah Menuju Penerbitan Publikasi Ilmiah Terakreditasi BPN STPNYogyakarta, 10 Desember 2008

.https://fajrimuhammadin.staff.ugm.ac.id/2018/04/17/publikasi-ilmiah-jurnal-dan-conference-tips/

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.