Teknik Membaca Cepat Sebagai Metode Efektif Memperoleh Informasi

Loading...

Teknik Membaca Cepat-Di era keterbukaan informasi seperti saat ini kita dapat memperoleh informasi hampir dari mana saja, mulai dari koran, majalah, buku, sampai dengan dokumen elektronik seperti website, ebook, blog, dan sumber-sumber lainnya.

Dengan banyaknya informasi yang tersedia tersedia tersebut, dibutuhkan kemampuan memilah informasi mana yang penting dan mana yang tidak penting. Informasi dalam jumlah tertentu bisa sangat berharga, sebaliknya informasi yang terlalu banyak tanpa pemilahan hanya akan menjadi sampah. Untuk itu, kita perlu meningkatkan kemampuan membaca kita agar lebih baik.

Kamu mungkin pernah mendengar istilah Scanning, Skimming, dan Previewing sebagai teknik membaca cepat, tapi apak kamu sudah benar-benar paham bagaimana teknik itu? atau mungkin ada teknik lain yang bisa digunakan dalam membaca cepat? Membaca cepat merupakan sistem membaca yang menggunakan kecepatan dengan tidak mengabaikan pemahamannya.

Untuk bisa membaca cepat kamu harus memperhatikan apa yang kamu baca, apakah bacaannya ringan atau berat. Kenapa? Karena sangat tidak mungkin jika bacaan yang kamu baca sangat berat dalam hal kata, pesan dan makna yang disampaikan penulis dalam bacaan.

Dalam hal membaca cepat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni, tujuan kemu membaca, keperluan membaca, dan bahan bacaan. Ketiga hal ini begitu penting, sebab saling berkaitan. Agar dapat mengaplikasikannya kamu mungkin perlu memperhatikan lingkungan, apakah memungkinkan untuk membaca cepat atau tidak.

Manfaat Membaca Cepat

Dengan mempelajari teknik membaca cepat, kita akan memperoleh beberapa manfaat. Pertama, memilah informasi penting atau tidak. Kemampuan membaca cepat dapat berguna ketika kamu ingin memutuskan apakah sebuah bahan bacaan merupakan materi yang penting dan relevan untukmu atau tidak. Dengan menguasai teknik membaca cepat, maka keputusan untuk memilah penting atau tidaknya informasi dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Kedua, menguasai informasi dengan cepat. Kemampuan membaca cepat dapat membantu kamu menguasai informasi dengan lebih cepat dan lebih baik. Sebelumnya, jika sebuah buku yang tebalnya 250 halaman memerlukan waktu satu minggu, dengan kemampuan membaca cepat buku tersebut dapat diselesaikan dengan waktu satu hari saja. Untuk beberapa orang yang sudah terlatih, buku yang sama bahkan dapat diselesaikan dalam waktu 1-2 jam saja.

Ketiga, meningkatkan pemahaman. Membaca cepat akan membuat pemahaman menjadi lebih baik. Tidak hanya dapat menguasai materi dengan cepat, tapi juga pemahaman yang lebih baik. Kenapa? Karena membaca cepat akan membawa kamu fokus pada persoalan dan melihat lebih jernih hubungan antar bab, paragraf, maupun antar pemikiran yang disampaikan dalam sebuah bacaan.

Pola Dasar Membaca Cepat

1. Menangkap dan mengenali kata

Dalam proses membaca, mata bertindak sebagai indera yang menangkap kata-kata dalam bahan bacaan. Kata-kata tersebut kemudian dikirim ke otak untuk dikenai sebagai sebuah kosakata, kelompok kata, maupun pemahaman sebuah kalimat. Pada kenyataanya otak manusia mampu memproses kata-kata dengan baik bahkan ketika urutannya dibolak-balik. Perhatikan tulisan berikut:

Teknik Membaca Cepat

Coba bandingkan dengan kalimat aslinya berikut:

Kemampuan membaca cepat terkait erat dengan kemampuan mengenali kata. Manusia mengenali berbagai kata lewat buku dan tulisan yang dibacanya. Kata-kata tersebut disimpan dalam memori otak dan akan dikenali lebih cepat ketika ditemukan kembali pada bahan bacaan yang baru.

Apa yang kamu rasakan ketika membaca teks di atas? Kebanyak orang tidak mengalami kesulitan berarti untuk membaca teks di atas. Mungkin kecepatanyya akan lebih lambat karena kata-katanya dibolak-balik. Walaupun demikian teks tersebut masih cukup mudah dibaca dan dikenali sebagai kosakata yang telah kia bahas sebelumnya.

Tulisan yang dibolak-balik membuktikan bahwa kamu mampu membacanya. Inilah prinsip yang akan digunakan dalam membaca cepat yakni mengenali kata demi kata dengan kecepatan tinggi sehingga kamu bisa terus berpindah ke kata berikutnya sambil membangun pemahaman dan konteks bahan bacaan.

Latihan mengenali kata dapat dilatih dengan menulis beberapa kata yang mirip dalam bentuk barisan. Ketika melihat sekumpulan huruf lewat mata dan mengirimkan ke otak, maka akan ada proses pengenalan terhadap kata-kata tersebut, terlebih jika kita pernah mengenali kosakata tersebut sebelumnya.

Teknik Membaca Cepat

2. Mengenali kelompok kata

Latihan kedua yakni mengenali kelompok kata (frasa). Kamu telah mengenal kata-kata ini sebelumnya. Coba untuk melakukannya agak cepat untuk menemukan kata yang sama pada kolom pertama di ketiga kolom lain.

Teknik Membaca Cepat

3. Fiksasi

Fiksasi adalah proses berhentinya mata untuk mengenali kata. Dengan kata lain jika kamu masih membaca kata satu per satu, maka kamu melakukan fiksasi pada setiap kata. Dengan demikian, jangkauan fiksasi mata kamu baru sejauh satu kata.

Contohnya:

Teknik Membaca Cepat

Pada contoh di atas, mata akan berhenti pada setiap kata dalam kalimat untuk mengenali kata. Garis hitam adalah jangakauan pengenalan mata. Supaya membaca lebih efisien kita akan belajar untuk memperluas jangkauan fiksasi mata. Kita belajar untuk membiasakan mata mengenali beberapa kata sekaligus dalam sekali lihat.

Teknik Membaca Cepat

Semakin sering dan lama kamu berlatih, kamu akan bisa berhenti sekali atau dua kali saja dalam setiap baris bacaan. Kamu bisa menangkap empat atau lima kata sekaligus dalam sekali fiksasi.

Loading...

4. Gerakan mata

Pada proses membaca beberapa orang membaca dengan menangkap per kata atau bahkan per suku kata. Proses membaca seperti ini membuat proses membaca jauh lebih lambat. Untuk dapat mempercepat proses membaca kamu dapat berlatih menangkap dua, tiga, empat, atau bahkan lima kata sekaligus.hal yang mudah adalah dengan membuat garis lurus vertikal di buku  atau bahan bacaan. Dengan begitu keseluruhan teks akan terbagi menjadi beberapa bagian (tiga atau empat).

Cara ini efektif dipakai untuk melatih membiasakan mata melihat sekelompok kata sekaligus. Jika konsisten dengan latihan tersebut, maka bukan tidak mungkin otot-otot mata kamu akan terlatih, terutama gerakan mata. Mata akan bergerak secara alami jika sudah terbiasa. Seterusnya, secara perlahan akan meningkatkan kecepatan membaca sampai kamu menemukan kecepatan yang dirasakan sungguh mengenakkan.

Model Membaca Cepat

Ada tiga model yang dapat digunakan dalam membaca cepat, yaitu:

1. Model Line by Line

Model line by line sering disebut model garis per garis. Membaca model ini, kata/kalimat dalam bahan bacaan dibaca secara berurutan dari baris pertama sampai baris terakhir secara berurutan. Model ini umumnya digunakan untuk bacaan yang bersifat padat, materi bacaan yang relatif baru (masih asing) atau banyak menggunakan kata atau istilah asing.

2. Model Spiral

Saat membaca, kita tidak membaca seluruh isi bacaan, tetapi dibaca secara zig-zag seperti spiral. Penggabungan kata/kalimat dalam bacaan menggunakan rasio dan pemikiran kita sehingga kita mengumpulkan sendiri dari kata-kata kunci yang dibaca.

3. Model Melingkar

Model melingkar atau mencari kata kunci. Disini pembaca tidak membaca semua kata/kalimat dalam bacaan tetapi mencari kata kunci (keyword). Kata-kata kunci yang ditemukan dapat menjadi rujukan untuk memahami isi bacaan, dengan dihubungkan melalui pemikiran dan logika pembaca. Model melingkar ini umumnya digunakan untuk membaca bacaan yang sifatnya tergolong ringan. Misalnya membaca koran, majalah, dan sebagainya.

Teknik Membaca Cepat

1. Teknik Scanning

Teknik membaca cepat scanning merupakan kegiatan membaca suatu informasi yang mana bacaan tersebut dibaca dengan melompat-lompat dengan melibatkan imajinasi dan asosiasi. Membaca melibatkan partisipasi aktif, sehingga seluruh emosi, hasrat harus terlibat dalam proses membaca. Keterbatasan waktu, membuat kamu sebaiknya selektif dan efektif dalam membaca, sehingga dengan tenggang yang sama, kamu bisa mengambil inti dari lebih banyak bacaan. Kecuali untuk buku-buku fiksi atau sastra yang memang ingin kamu nikmati jalinan cerita, emosi dan rangkaian kata-katanya. Pada dasarnya teknik men-scan- ini hanya meminta kamu untuk melihat pokok dari isi suatu tulisan.

2. Teknik Skimming

Teknik membaca cepat skimming adalah membaca secara garis besar untuk mendapatkan gambaran umum isi buku. Teknik ini biasanya dilakukan ketika mencari sesuatu yang khusus dalam teks. Untuk melakukan skimming, kamu harus membaca judul bab, sub bab, dan beberapa alinea pertama dalam setiap babnya. Jika buku tersebut memuat kesimpulan dalam tiap bab, maka kamu dapat pula membaca sekilas ringkasan tadi.

Skimming berfungsi mendapatkan ide utama tentang topik bacaan, bukan detailnya. Skimming dikatakan berhasil jika kamu dapat memperoleh ide utama dan dapat membayangkan secara umum apa yang dibahas dalam keseluruhan isi buku. Proses skimming sangat berharga sebelum kamu membaca secara mendalam dalam setiap halaman. Dengan melakukan skimming kamu mempersiapkan otak untuk menghadapi bahan bacaan yang sesungguhnya. Skimming juga bermanfaat untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, memastikan apakah bacaan sesuai dengan apa yang diharapkan, dan memperoleh pokok cerita.

3. Previewing

Teknik membaca cepat previewing diartikan sebagai membaca untuk memperoleh gambaran umum dari bahan bacaan. Untuk mendapatkan gambaran umum dengan teknik ini, kamu daoat membaca buku yang sedang berada dalam tahap terbaru, up date terbaru. Informasi-informasi yang inginn didapat dalam teknik ini adalah judul buku, penulis buku, interpretasi , jenis bacaan dan prediksi mengenai bacaan itu. Beberapa hal ini merupakan informasi yang sangat penting. Setelah diperhatikan bagian dalam buku yang sedang kamu lihat, seperti tahun terbit, jumlah halaman, pengantar, jumlah bab, daftar isi, kesimpulan, lampiran, indeks, bibliografi, tabel, grafik, dan bagan.

Metode SQ3R Dalam Membaca Cepat

Metode-metode lain dalam teknik membaca cepat sebetulnya ada banyak, diantaranya SQ3R, SQ4R, POINT, dan OK4R. Akan tetapi daribeberapa metode tersebut, yang paling sering digunakan adalah SQ3R. Metode ini dipopulerkan oleh Francis P. Robinson pada tahun 1941. Metode ini lebih mudah dipahami dalam konteks membaca cepat. Pemahaman yang diperoleh dalam membaca cepat lebih dalam daripada metode-metode lainnya. Bagaimanakah metode SQ3R itu?

Survei

Fokus pada tahap survei ini adalah dengan melihat sepintas sebuah bacaan atau buku. Hal-hal yang dilihat diantaranya, judul utama, subjudu, sinopsis, kata pengantar, dan dafat isi. Survei ini merupakan langkarh awal sebelum membaca keseluruhan sebuah buku. Setelah melihat bagian-bagian itu, selanjutnya adalah melihat bagian dalam buku seperti bab, subjudul, huruf-huruf yang dicetak miring, tabel, dll. Dari penglihatan ini bisa diperoleh pesan buku yang hendak dibaca. Tujuan survei ini adalah untuk membuat kamu cepat menangkap arti, mendapatkan abstrak, mengetahui ide-ide penting, melihat susunan bacaan sehingga menimbulkan minat terhadap sebuah buku.

Question

Dalam membaca cepat, Question digunakan untuk menanyakan masalah, isi, atau ruang lingkup buku yang hendak dibaca. Pertanyaan ini berguna untuk membantu fikiran terfokuspada pencarian jawaban pada sebuah buku. Dalam praktiknya, bertanya ini disatukan ketika hendak melakukan survei sebuah bacaan. Dengan bertanya berarti bersikap aktif. Sikap aktif ini mencakup soal analitis, sintesis maupun argumentasi terhadap pokok fikiran yang disampaikan oleh penulis. Agar lebih efektif, pertanyaan yang ditanyakan adalah pertanyaan yang sungguh berguna berdasarkan rasa keingintahuan kamu sebelum membaca.

Read

Setelelah tahap Survei dan Question, selanjutnya adalah Read. Seluruh tahapan metode SQ3R ini saling berkaitan, untuk itu kamu harus melakukan dua tahap selanjutnya sebelum membaca cepat. Jika belum melakukan dua tahap sebelumnya, akan sulit bagi kamu untuk membaca sepat dan menemukan ide pokok dalam sebuah bacaan. Semua pertanyaan yang diajukan di dalam hati sebelum membaca akan terjawab ketika kamu mulai membaca.

Recite

Tahap ini disebut juga resitasi atau refleksi. Dalam membaca cepat, recite berarti mencoba mengingat kembali apa yang sudah dibaca. Ingatan ini berupa ingatan akan ide pokok yang ditemukan selama mebaca. Disinilah kemampuan dalam membaca dapat dilihat, apakah sudah memahami isi bacaan atau belum. Tahap ini dapat dilakukan setelah membaca satu bab dalam sebuah buku atau satu buku sekaligus. Ingatan akan ide-ide pokok yang ditemukan dalam bacaan, dibahasakan kembali. Bahasakan dengan gaya bahasa kamu sendiri. Jika belum bisa menagkap ide pokoknya cobalah untuk membacanya sekali lagi. Katika kamu mampu menceritakan kembali apa yang kamu baca maka kemampuan membaca kamu dapat dikatakan baik. Sebaliknya, jika tidak maka kemampuan membaca kamu masih kurang.

Review

Review berarti mengulang kembali apa yang menjadi isi bacaan yang sudah dibaca. Mengulang berarti mengungkapkan kembali sesuatu yang telah dibaca atau dipelajari. Pada tahap ini kamu akan mengungat kembali informasi dengan membaca ulang teks. Hal-hal yang diulang adalah hal-hal yang penting saja. Review dilakukan setelah kamu membaca keseluruhan isi buku dengan harapan bahwa ingatan itu bersifat jangka panjang sehingga saat dibutuhkan tinggal memanggilnya saja. tahap ini mirip dengan survei, terutama ketika kamu hendak membolak-balik buku yang sudah dibaca. Kamu tidak akan mengalami kesulitan karena sudah tahu dimana letak gagasan utama dalam bacaan yang sudah dibaca.

Sekian artikel seputar teknik membaca cepat. Ada beberapa tips dalam membaca cepat yang mungkin berguna untuk kamu, sediakan waktu 10 menit untuk membaca setiap hari, bacalah lebih cepat dari biasanya, latih kemampuan mengenali ide pokok, jangan mundur (regresi) sebelum proses membaca selesai secara keseluruhan, dan terakhir jadikan membaca sebagai kebiasaan.

Tips membaca cepat yang efektif diantaranya konsentrasi, tumbuhkan hasrat dan gairah membaca, hilangkan suara batin saat membaca, gunakan jari sebagai petunjuk, warnai dengan stabbilo atau alat tulis lain, maju terus, incar idenya, lewati hal-hal yang tidak menarik, membuat peta fikiran, dan bacalah dengan menangkap sekelompok-sekelompok kata atau kalimat.

Semoga bermanfaat! Salam!