Ranah Research : Journal of multidicsiplinary research and development

Terbitkan hasil penelitian kamu bersama kami, jurnal ranah research sudah terindeks dan konsisten dalam mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa, guru, serta dosen-dosen se Indonesia. Dengan sistem Fast Review, artikel yang kamu kirimkan akan segera diterbitkan. Tunggu apalagi Submit Sekarang !!!

Submit Sekarang

Pengertian Metode Penelitian Survei

0

Pengertian Metode Penelitian Survei | Kerlinger (1973) menyatakan bahwa penelitian survei adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil dari populasi tersebut, untuk menemukan kejadian-kejadian relatif, distribusi, dan hubungan-hubungan antar variabel sosiologis maupun psikologis.

Neuman W Lawrence (2003) menyatakan penelitian survei adalah penelitian kuantiatif. Dalam penelitian survei, peneliti menanyakan ke beberapa orang (responden) tentang keyakinan, pendapat, karakteristik suatu obyek dan perilaku yang telah lalu atau sekarang. Metode Penelitian survei berkenan dengan pertanyaan tentang keyakinan dan perilaku dirinya sendiri.

Semua anggota sampel atau resonden dalam peneitian survei menjawab pertanyaan yang sama. Penelitian survei mengukur nilai beberapa variabel, menguji beberapa hipotesis tentang perilaku, pengalaman dan karakteristi suatu obyek. Penelitian survei pada umumnya adalah penelitian korelasi.

Penelitian survei pada umumnya dilakukan untuk mengambil suatu generalisasi dari pengamatan yang tidak mendalam. Walaupun metode survei ini tidak memerlukan kelompok kontrol seperti halnya pada metode eksperimen, namun generalisasi yang dilakukan bisa lebih akurat bila digunakan sampel yang representatif (David Kline: 1980).

Berdasarkan beberapa pendapat ahli yang telah dikemukakan, dapat ditarik kesimpulan bahwa penelitian survei adalah metode penelitian kuantitatif yang digunakan untuk mendapatkan data yang terjadi pada masa lampau atau saat ini, tentang keyakinan, pendapat, karakteristik, perilaku, hubungan variabel dan untuk menguji beberapa hipotesis tentang variabel sosiologis dan psikologis dari sampel yang diambil dari populasi tertentu, teknik pengumpulan data dengan pengamatan (wawancara atau kuisioner) dan hasil penelitian cenderung untuk digeneralisasikan.

Penelitian survei bisa bersifat deskriptif, komparatif, asosiatif, komparatif asosiatif, dan hubungan struktural yang dianalisis dengan Path Analysis (analisis Jalur) dan Structure Equation Model (Model Persamaan Struktural).

Metode penelitian kuantitatif survei digunakan dalam penelitian ketika:

  1. Bila masalah yang merupakan titik tolak penelitian sudah jelas. Masalah adalah merupakan penyimpangan antara yang seharusnya dengan yang terjadi, antara aturan-aturan dengan pelaksanaan, antara teori dengan praktik, antara rencana dengan pelaksanaan. Dalam menyususn  proposal penelitian, masalah ini harus ditunjukkan dengan data, baik data hasil penelitian sendiri maupun dokumentasi. Misalnya akan meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan, maka data orang miskin sebagai masalah harus ditunjukkan.
  2. Bila peneliti ingin mendapatkan informasi yang luas dari suatu populasi. Metode penelitian kuantitatif cocok digunakan untuk mendapatkan informasi yang luas tetapi tidak mendalam. Bila populasi terlalu luas, maka penelitian dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi tersebut.
  3. Bila ingin mengetahui pengaruh satu atau lebih variabe independen terhadap satu atau lebih varibel dependen dalam kondisi alamiah.
  4. Bila peneliti bermaksud menguji hipotesis penelitian. Hipotesis penelitian dapat berbentuk hipotesis deskriptif, komparatif, asosiatif, komparatif asosiatif dan struktural.
  5. Bila peneliti ingin mendapatkan data yang akurat, berdasarkan fenomena yang empiris dan dapt diukur. Misalnya ingin mengetahui IQ anak-anak dari masyarakat tertentu, maka dilakukan pengukuran dengan tes IQ.
  6. Bila ingin menguji terhadap adanya keragu-raguan tentang validitas pengetahuan, teori, tindakan dan produk tertentu.

Proses Metode Penelitian Survei

Proses penelitian merupakan langkah-langkah sistematis dan logis yang dilaksanakan dalam melakukan metode penelitian survei. Langkah-langkah penelitian kuantitatif survei:

pengertian metode penelitian survei

Penelitian  kuantitatif survei berangkat dari permasalahan, yang terdiri atas latar belakang masalah, identifikasi masalah, dan rumusan masalah. Permasalahan tersebut selanjutnya dijelaskan dan dijawab dengan teori. Jawaban terhadap rumusan masalah yang baru menggunakan teori disebut hipotesis. Hipotesis tersebut akan dibuktikan kebenarannya di lapangan. Oleh karena itu, peneliti mnentukan populasi tertentu. Bila populasi besar maka peneliti menggunakan sampel sebagai sumber data penelitian. Bila penelitit bermaksud membuat generalisasi terhadap hasil penelitian sampel, maka sampel diambil secara random.

Peneliti dalam mengumpulkan data perlu mengebangkan instrumen. Supaya data yang diperoleh valid dan reliabel, maka instrumen penelitian sebelum digunakan untuk pengumpulan data diuji validitas dan reliabilitasnya terlebih dahulu. Setelah sampel ditentukan dan instrumen telah teruji validitasnya dan reliabiitasnya, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pengumpulan data pada sampel yang telah ditentukan. Setelah data terkumpul maka data tersebut dianalisis. Analisis diarahkan untuk menjawab rumusan masalah dan hipotesis yang telah dirumuskan. Kegiatan terakhir penelitian adalah membuat laporan penelitian yang diwujudkan dalam bentuk skripsi, tesis, dan disertasi.

Contoh Judul Penelitian Skripsi dengan metode penelitian survei

  1. Contoh judul penelitian deskriptif:

Kinerja Guru dan Prestasi Belajar Murid pada SMK Maju Bangsa

(Penelitian deskriptif dua variabel secara mandiri, variabel penelitiannya adalah kinerja guru dan prestasi belajar murid)

Rumusan masalah:

  • Seberapa tinggi kinerja guru SMK Maju Bangsa?
  • Seberapa tinggi prestasu belajar murid SMK Maju Bangsa?

Produktivitas Kerja Karyawan PT. Maju Bersama

(Penelitian deskriptif satu variabel secara mandiri, variabel penelitiannya adalah produktivitas kerja).

Rumusan Masalah: Seberapa tinggi produktivias karyawan PT. Usaha Utama?

  • Contoh judul penelitian komparatif:

Perbandingan Produktivitas Kerja Antara Pegawai Negeri Lulusan PTN Dan PTS Pada Pemerintahan Kota Padang

(komparatif satu variabel yaitu produktivitas kerja pada dua kelompok yang berbeda yaitu PTN dan PTS)

Rumusan Masalah: Adakah perbedaan produktivitas kerja antara lulusan PTN dan PTS di pemerintah Kota Padang.

Perbandingan Kualitas Promosi Dan Nilai Penjualan Antara PT. Kamboja, PT. Melati, dan PT Mawar.

(komparatf dua variabel yaitu kualitas promosi dan nilai penjualan pada tiga populasi yaitu PT. Kamboja, PT. Melati, dan PT Mawar)

Rumusan masalah:

  • Adakah perbedaan kualitas promosi antara PT. Kamboja, PT. Melati, dan PT Mawar?
  • Adakah perbedaan nilai penjualan antara PT. Kamboja, PT. Melati, dan PT Mawar?
  • Contoh judul penelitian asosiatif simetris:

Hubungan Antara Tinggi Badan Dengan Prestasi Kerjad Di Bidang Pemasaran

Bentuk hubungan variabel:

Hubungan asosiasi simetris. X tidak mempengaruhi Y dan Y tidak mempengaruhi X. Tidak ada tanda panah.

Rumusan masalah:

  • Berapa rata-rata tinggi badan sampel yang diteliti (rumusan masalah deskriptif)
  • Berapa rata-rata prestasi kerja sampel yang di teliti (rumusan masalah deskriptif)
  • Seberapa besar hubungan antar tinggi badan dengan prestasi kerja (rumusan masalah asosiatif simetris)
  • Contoh judul penelitian asosiatif kausal:

Pengaruh Kerajinan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Murid SMK Taman Siswa

Model hubungan varibel: hubungan asosiatif kausal, X mempengaruhi Y. Ada tanda panah

Rumusan Masalah:

  • Seberapa tinggi tingkat kerajinan belajar murid SMK Taman Siswa? (rumusan masalah deskriptif)
  • Seberapa tinggi tingkat prestasi belajar murid SMK Taman Siswa? (ruusan masalah deskriptif)
  • Seberapa besar pengaruh kerajinan belajar terhadap prestasi belajar murid SMK Taman Siswa? (rumusan masalah asosiatif kausal)
  • Contoh judul penelitian asosiatif resiprokal (interaktif/saling mempengaruhi):

Hubungan Interaktif antara biaya iklan dengan nilai penjualan pada perusahaan di Kota Bandung

Model hubungan variabel: hubungan asosiatif resiprokal, X mempengaruhi Y dan Y mempengaruhi X. Tanda panah di kanan dan di kiri.

Rumusan masalah:

  • Seberapa tinggi biaya yang digunakan untuk iklan perusahaan di Kota Bandung?
  • Seberapa tinggi nilai penjualan perusahaan di Kota Bandung?
  • Adakah hubungan interaktif antara biaya iklan dengan nilai penjualan pada perusahaan di Kota Bandung?
  • Contoh judul penelitian asosiatif kausal dengan dua variabel independen satu dependen:

Pengaruh Penghasilan Orang Tua (X1) dan Peran Orang Tua (X2) terhadap Kesuksesan Hidup Anak-Anaknya (Y)

Model hubungan variabel: pengaruh penghasilan orang tua (X1) dan peran orang tua (X2) terhadap kesuksesan hidup anak-anaknya (Y)

Rumusan masalah:

  • Seberapa tinggi penghasilan orang tua?
  • Seberapa tinggi peran orang tua terhadap anak-anaknya?
  • Seberapa besar pengaruh penghasilan orang tua terhadap kesuksesan anak-anaknya?
  • Seberapa besar pengaruh peranan orang tua terhadap kesuksesan anak-anaknya?
  • Seberapa besar pengaruh penghsailan orang tua dan peranan orang tua secara bersama-sama terhadap kesuksesan anak-anaknya?

sekian artikel mengenai Pengertian Metode Penelitian Survei. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.